Sunday, June 26, 2016

Ramadan Tahun Ini...



Ramadan Tahun Ini.
adalah ramadan terberat yang kujalani
emosi yang sering tak terkendali
lantas pastinya kemudian kusesali..

Ramadan tahun ini
ramadan tersedih yang kujalani
karena hawa nafsuku lebih sering menggungguli
walau katanya setan sudah diikat tali temali



Ramadan tahun ini
terlalu sering lidahku menyakiti
kesabaran yang harusnya tiada bertepi
hangus terbakar amarah pada putri sendiri

Ramadan tahun ini
sempat kumerasa putus asa pada ampunan Ilahi
mengingat sudah dua pertiga masa terlewati
masihkah tersisa waktu untuk kembali membersihkan diri?

Seseorang yang mengingatkan
tiada yang lebih menggembirakan di hadapan Allah
selain hambaNya yang bertekad untuk bertaubat
menyesali segala khilaf dan amarah
meluruskan kembali langkah untuk berada di jalanNya
Itu melegakan jiwa
menimbulkan harapan yang sempat lemah nyalanya

Sisa hari di ramadan tahun ini
meneguhkan tekad kembali
untuk mengumpulkan puing-puing kesabaran yang sempat terberai
meluruhkan hati dengan kasih sayang karenaNya
membuka pintu maaf dengan keyakinan bahwa bagimanapun ridho seorang Ibu sangatlah penting untuk buah hatinya
dan aku ingin ridhoku untuk kemudahan langkahnya di masa mendatang
maka,
walau rasa luka masih terasa
walau sakit masih tersisa di dada
kutekadkan diri
pintu maaf selalu terbuka untuknya
bukankah itu yang kemudian menjadikan surga ada di telapak kaki setiap ibunda?

Sungguh
begitu berat menjadi orangtua
bukan hanya sekedar memberi makan fisik buah hatimu saja
bukan juga hanya memenuhi kebutuhan hidup mereka
tetapi beratnya terletak pada menjaga amanah yang dititpkanNya
berupa pendidikan jiwa,
 penjagaan langkah-langkahnya agar sesuai aturan yang telah ditetapkanNya
mengingatkannya kembali bila pilihan sikapnya salah
dan sungguh..
itu tidaklah mudah...

 Sisa ramadan tahun ini
kuputuskan untuk menata diri lagi
tiada kata terlambat
untuk kembali menjadi hamba dan orangtua dengan lautan kesabaran
dan pintu maaf yang selalu terbuka lebar
Bukankah Allah sendiri pun menyediakan pintu ampunan untuk hambaNya yang ingin bertaubat?

Ramadan tahun ini
kukatakan padamu,
"Anakku, aku memaafkanmu."





No comments:

Post a Comment

Thank you for visiting and reading my blog. I will more appreciate if you willing to give your comments here. Regards :)
Rebellina

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca blog ini. Jika berkenan, sudilah memberikan komentar agar penulis semakin semangat berbagi kisah. Salam hangat.. Rebellina